Pengertian Manajemen
Istilah manajemen
berasal dari kata management (bahasa inggris), (dikutip dari ww.google.com) turunan dari kata “to
manage” yang artinya mengurus atau ketatalaksanaan, yang dimana dapat diartikan
bahwa manajemen dapat diartikan bagaimana cara seorang manajer (orangnya) dapat
mengatur, membimbing, memimpin semua staf atau bawahannya agar dapat mencapai
suatu usaha untuk tujuan yang ingin
dicapai.
Manajemen adalah (dikutip dari Judul Manajemen Perpustakaan Herlina ,
S.Ag, SS., M.Hum). suatu cara untuk merencanakan, mengumpulkan,
dan mengorganisir, memimpin dan mengendalikan sumber daya untuk suatu tujuan.
Menuru para ahli Manajemen adalah :
Harold Koontz dan O’ Donnel dalam bukunya
yang berjudul “ Principles of Management “ mengemukakan manajemen adalah
berhubungan dengan pencapaian suatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan
orang-orang lain.
George R. Terry dalam bukunya yang
berjudul “Principles of Management “
manajemen adalah suatu proses yang membedakan atas perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan, pelaksanaan, pengawasan, dengan memanfaatkan
baik ilmu maupun seni agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan
sebelumnya.
James A.F. Stoner menyatakan bahwa
manajemen adalah seni untuk melaksankan suatu pekerjaan melalui orang-orang.
Tujuan Manajemen Perpustakaan
Tujuan manajemen
merupakan suatu kegiatan beriringan sebuah strategi, strategi yang digunakan
untuk mencapai tujuan manajemen secara mendasar sejak awal harus dilaksanakan
dengan komitmen penuh oleh pimpinan, mulai dari manajemen tingkat atas sampai
manajemen tingkat bawah.
Tujuan manajemen
menurut Shrode dan Voich (1974), Bahwa tujuan manajemen adalah produktivitas
dan kepuasan.
Menurut Budhy Ibrahim
(2003:23) tujuan dari manajemen perpustakaan adalah untuk memberikan produk
yang berkualitas yang memenuhi kebutuhan dan kepuasan masyarakat yang
berkelanjutan (sustainable satisfaction) yang pada gilirannya akan menimbulkan
kesinambungan sehingga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dalam
mencapai skala pendidikan.
Fungsi Manajemen Perpustakaan
Menurut George R. Terry, fungsi
manajemen terdiri dari :
- Planning (Perencanaan), fungsi manajemen yang harus bisa menjawab 5W1H. What (apa) yang akan dilakukan, Why (Mengapa) harus melakukan? When (kapan) melakukan? Where (Dimana) melakukan, Who (siapa) yang melakukan, dan How (bagaimana) cara melakukan.
- Organizing (Pengorganisasian), fungsi manajemen yang berhubungan dengan pembagian tugas. siapa yang mengerjakan, dan siapa yang bertanggung jawab.
- Actuating (Penggerakkan), fungsi manajemen yang berhubungan dengan bagaimana cara mengerakkan karyawan agar dapat bekerja dengan penuh kesadaran tanpa suatu paksaan.
- Controling (Pengawasan), fungsi ini bisa juga disebut sebagai pengendalian, dalam suatu proses untuk mengukur atau membandingkan antara perencanaan yang telah dibuat dengan pelaksanaan.
Sedangkan Menurut Harold Koontz dan Cyril
O’Donnel, Fungsi Manajemen terdiri dari 5, yaitu:
- Planning ( Perencanaan)
- Organizing (Pengorganisasian)
- Staffing (Penyusunan pegawai)
- Directing (Pembinaan kerja)
- Controlling (Pengawasan)
Henry Fayol juga mempunyai fungsi dari
manajemen yang tidak jauh berbeda dengan dari diatas,
- Planning ( Perencanaan)
- Organizing (Pengorganisasian)
- Commanding ( Pemberian komando)
- Coordinating ( Pengkoordinasian)
- Controlling (Pengawasan)
Fungsi perpustakaan yang sering digunakan
dalam sutau perpustakaan adalah dari Luther Gullick, yang merupakan proses
Manajemen POSDCORB :
- Planning (perencanaan), adalah tindakan yang diproyeksikan pada masa mendatang.
- Organizing (pengorganisasia), merupakan struktur kekuasaan formal dengan batasan jelas dan dikordinasikan untuk mencapai suatu tujuan.
- Staffing (penyusunan pegawai), merupakan fungsi staf yang mencakup kesempatan kerja dan pelatihan staf serta dalam pemantapan lingkungan kerja.
- Directing (pengarahan/pembinaan kerja) merupakan tugas yang berkesinambungan dari pengambilan keputusan.
- Coordinating (Pengkoordinasian), merupakan fungsi yang berkaitan dengan bagaimana organisasi dapat melaksankan kegiatan dengan harmonis.
- Reporting (pelaporan), merupakan hasil dari setiap kegiatan yang dipantau perkembangannya.
- Budgetting (anggaran), merupakan alat manajemn yang paling efektif.
Prinsip-Prinsip Manajemen
Prinsip manajemen
merupakan dasar-dasar pokok atau pedoman kerja yang tidak boleh diabaikan oleh
setiap pemimpin atau manajernya.
Menurut Henry Fayol, ada 14 prinsip dari
manajemen.
- Pembagian kerja yang berimbang
Seorang pemimpin
hendaknya tidak membeda-bedakan dalam memberikan tugas, serta tidak ada pilih
kasih, semuanya harus seimbang dan sama.
- Pemberian kewenangan dan rasa tanggung jawab yang tegas dan jelas
Seorang pemimpin
hendaknya memberikan wewenang sepenuhnya kepada karyawan atau staf dalam
mempertanggung jawabkan tugasnya masing-masing
- Disiplin
Disiplin ialah
kesediaan untuk melakukan usaha atau kegiatan, terutama dalam hal waktu.
- Kesatuan Perintah
Setiap karyawan atau
staf hendaknya hanya diperintah dari seorang atasan langsung bukan dari
beberapa orang yang meradirinya atasan.
- Kesatuan Arah
Kegiatan hendaknya mempunyai tujuan yang sama dan
dipimpin oleh seorang atasan langsung.
- Mendahulukan Kepentingan Umum diatas Kepentingan Pribadi
Ketika sedang bekerja,
setiap karyawan atau staf perpustakaan hendaknya mengabaikan atau
mengesampingkan terlebih dahulu kepentingan pribadi dalam hati.
- Penggajian
Pemberian gaji
hendaknya diusahakan sesuai dengan hasil kerja mereka yang dapat memuaskan para
karyawan atau staf
- Pemusatan Wewenang (senralisasi)
wewenang untuk
menentukan kebijaksanaan umum hendaknya dipegang oleh administrator.
- Jenjang Jabatan
Setiap karyawan atau
staf harus tunduk kepada atasan atau pimpinan.
- Tata Tertib
Didalam suatu
pekerjaan, ada tata tertib terdapat perintah dan larangan, perizinan dan
berbagai peraturan lainnya.
- Keadilan
Semua karyawan atau
staf harus dianggap sama pentingnya dan sama baiknya, jika ada perselisihan
diantara keduanya, maka harus melalui musyawarah terlebih dahulu.
- Pemantapan Jabatan
Setiap pejabat atau
karyawan hendaknya tidak sering diubah-ubah mengenai tugas dan jabatannya, agar
tidak membingungkan para karyawan atau staf.
- Prakarsa
Prakarsa atau inisiatif
harus mendapat penghargaan atau sambutan yang layak bagi orang yang benar-benar
bekerja dan memiliki inisiatif.
- Solidaritas atau Rasa Setia Kawan
Rasa setia kawan
biasanya muncul karna adanya suatu kerja sama, hal ini hars dimanfaatkan untuk
kepentingan yang positif, konstuktif, dan rasional.
Unsur-Unsur Manajemen
Ada enam unsur dalam manajemen, yaitu:
- Manusia (Man)
- Uang (Money)
- Benda atau Material (Material)
- Mesin (Mechine)
- Metode (Methode)
- Pasar (Market “User”)
Tingkatan Manajemen
Tingkatan manajemen terdiri dari :
- Managerial skills yaitu kemampuan untuk mempergunakan kesempatan secara efektif serta kecakapan untuk memimpin usaha-usaha yang penting.
- Techological skills yaitu keahlian khusus yang bersifat ekonomis teknis yang diperlukan pada pelaksanaan pekerjaan ekonomis.
- Organisational skills yaitu kecerdasan untuk mengatur berbagai usaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar